
Mulai hari ini, Senin, 26 Januari 2026 pukul 09.00 WIB, masa penawaran Obligasi Negara Ritel seri ORI029 resmi dibuka.
Instrumen investasi yang merupakan bagian dari Surat Berharga Negara (SBN) ritel ini kembali hadir sebagai opsi investasi yang aman dan inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR-Kemenkeu) selaku penerbit dan pengelolanya, menawarkan return, berupa kupon sebesar 5,45 persen per tahun untuk ORI029T3 yang memiliki masa jatuh tempo atau tenor 3 tahun.
Dan untuk yang bertenor lebih panjang, 6 tahun, ORI029T6 penawaran return-nya mencapai 5,80 persen per tahun.
Daya Tarik Return ORI029Bila disandingkan dengan seri pendahulunya, ORI028 yang terbit September 2025 silam, kupon ORI029 sangat bisa disebut lebih kompetitif.
Kala itu, ORI028 menawarkan kupon di kisaran 5,35 hingga 5,65 persen, padahal tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI-Rate) saat ini masih bertahan di level yang sama, yaitu 4,75 persen.
Ini mengindikasikan bahwa spread atau selisih keuntungan yang diberikan pemerintah pada ORI029 justru semakin lebar, berkisar antara 0,70 hingga 1,05 persen di atas suku bunga acuan.
Angka ini lebih tinggi dibandingkan selisih pada seri sebelumnya yang hanya sebesar 0,60 hingga 0,90 persen.
Dalam menentukan besaran imbal hasil instrumen investasi kontraktual seperti obligasi atau deposito, suku bunga acuan bank sentral selalu menjadi pertimbangan utama, selain empat faktor tambahan lainnya.
Dalam investasi fixed income, ketika suku bunga acuan dipangkas, kupon obligasi biasanya ikut turun.
Namun, ORI029 justru hadir menjadi anomali yang menguntungkan, dengan besaran kupon yang tetap premium dan konsisten di tengah tren penurunan suku bunga.
Apabila dibandingkan dengan rata-rata bunga deposito rupiah di bank-bank KBMI IV yang menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berada di kisaran 2 - 2,5 persen, jelas, return jauh lebih menarik.
Apalagi pajak final atas imbal hasil ORI028 hanya 10 persen, sedangkan pajak bunga deposito 20 persen. Berarti return bersih (setelah pajak) ORI029 (sekitar 4,90 persen hingga 5,22 persen per tahun) dua kali lipat lebih tinggi daripada bunga bersih deposito bank-bank besar nasonal (sekitar 1,6 hingga 2 persen per tahun).
Ditambah lagi, pembayaran pokok investasi dan kupon ORI dijamin oleh dua landasan hukum sekaligus, Undang-Undang nomor 24 tahun 2002 tentang SBN dan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Ini berarti, risiko gagal bayar (default) hampir tidak ada, karena dijamin 100 persen oleh negara.
Berbeda dari deposito, walaupun deposito dijamin LPS, batas penjaminannya hanya sampai Rp2 miliar untuk satu rekening. Sementara itu, ORI dijamin penuh oleh negara tanpa batas atas, sesuai nominal yang dinvestasikan.
Karakteristik dan Keuntungan Lain Berinvestasi di ORI029Selain itu, lantaran kupon ORI029memiliki karakteristik fixed rate atau tetap hingga masa jatuh temponya tiba, hal ini memberikan kepastian arus kas dan melindungi dari penurunan suku bunga acuan BI yang menurut para analis keuangan dan ekonom berpotensi akan terus berlangsung dalam beberapa waktu mendatang.
Pembayaran kupon rutin setiap bulan, bisa menjadi passive income reguler yang dapat diandalkan untuk kebutuhan tertentu atau bisa juga di-reinvestasi-kan untuk menciptakan compounding investing.
Karakteristik utama lain dari ORI029 dapat diperdagangkan kembali (tradeable) di pasar sekunder antar investor domestik, setelah melewati masa tunggu (holding period) yang singkat, hanya satu kali masa pembayaran kupon.
Hal tersebut memberikan fleksibilitas pencairan dana sebelum tanggal jatuh temponya tiba, sekaligus membuka peluang untuk memperoleh capital gain, jika suku bunga acuan turun, yang berpotensi meningkatkan harga jual obligasi.
Meskipun dalam saat bersamaan, bisa juga mengakibatkan capital loss, jika yang terjadi sebaliknya, maka harga obligasi akan turun di bawah par (di bawah 100 persen), sehingga investor bisa rugi jika menjual sebelum jatuh tempo
Dari sisi akses, ORI029 dirancang untuk inklusivitas dan kepentingan publik, makanya investasinya dibuat sangat terjangkau, dimulai hanya dari Rp 1 Juta, dan proses pemesanan sepenuhnya dilakukan secara online dengan menggunakan platform e-SBN melalui Mitra Distribusi resmi.
Selain manfaat finansial, dengan membeli ORI, investor juga secara tidak langsung berpartisipasi dalam pembiayaan APBN untuk pembangunan nasional, memberikan nilai tambah non-finansial pada investasi.
Panduan Memesan ORI029Investasi di ORI029 dapat dilakukan sepenuhnya secara daring selama masa penawaran melalui Mitra Distribusi (Midis) resmi yang telah ditunjuk oleh Kemenkeu, yang terdiri dari pelaku usaha jasa keuangan sektor perbankan, perusahaan sekuritas, dan perusahaan keuangan berbasis teknologi, salah satunya PT. Bibit Tumbuh Bersama, lewat aplikasinya, Bibit.Id.
Awalnya, harus dilakukan Registrasi untuk Membuat Rekening SBN. Pendaftaran dimulai dengan mengunjungi website atau aplikasi dari Midis pilihan (misalnya, platform SBN pada layanan e-banking).
Investor harus melengkapi data diri untuk membuat tiga akun wajib, Rekening Dana Nasabah (RDN) untuk menampung dana transaksi, Rekening Surat Berharga sebagai tempat pencatatan obligasi, dan Single Investor Identification (SID), yaitu nomor identitas tunggal dari KSEI.
Setelah registrasi berhasil dan SID terbit, langkah selanjutnya adalah Pemesanan (Order). Investor masuk ke sistem e-SBN lewat aplikasi investasi Midis, pilih produk ORI029 (baik tenor T3 maupun T6), dan memasukkan nominal investasi.
Setelah memverifikasi rincian pesanan termasuk nominal dan kupon, pemesanan dikonfirmasi.
Selanjutnya urusan pembayaran. Setelah pemesanan dikonfirmasi, sistem akan mengirimkan Kode Billing/Kode Pembayaran yang unik. Pembayaran dilakukan melalui transfer bank (ATM, mobile banking, atau teller) ke virtual account yang dituju menggunakan Kode Billing tersebut.
Penting untuk diingat bahwa pembayaran harus diselesaikan sebelum batas waktu yang singkat (biasanya 1-2 jam) agar pemesanan tidak ter-cancel secara otomatis.
Terakhir adalah Konfirmasi Kepemilikan. Setelah pembayaran berhasil diverifikasi oleh sistem, investor akan menerima Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) sebagai bukti resmi kepemilikan.
Dan walah...ORI029 sah menjadi milik kita, dan bisa lah mulai mengharapkan pembayaran kupon pertama pada 15 April 2026, untuk selanjutnya rutin menerima transferan setiap tanggal yang sama di bulan-bulan berikutnya, hingga masa jatuh temponya tiba.
Pilihan Investasi CerdasDengan mulai bergulirnya masa penawaran ORI029 mulai hari ini, investor domestik mempunyai pilihan investasi yang menjanjikan.
Di tengah dinamika pasar, instrumen investasi ini tersaji sebagai opsi yang tidak hanya menjanjikan imbal hasil kompetitif, tetapi juga membawa ketenangan pikiran berkat tingkat risikonya yang sangat minim.
Meskipun tingkat kupon yang ditawarkan menyesuaikan dengan tren penurunan suku bunga acuan (BI-Rate), tapi nilainya masih menunjukkan keunggulan ORI029 yang signifikan dibandingkan deposito.
Ditambah lagi dengan jaminan penuh 100 persen dari negara, ORI029 menjadi instrumen ideal untuk mengamankan aset dan arus kas bulanan di tengah ketidakpastian ekonomi.
Bagi investor yang menginginkan pendapatan pasif yang pasti (fixed income), bebas risiko gagal bayar, dan memiliki fleksibilitas untuk dijual kembali, inilah saat yang tepat untuk mengambil bagian.
Segera manfaatkan periode penawaran hingga 19 Februari 2026 dan jadilah bagian dari pembiayaan pembangunan nasional.
https://djppr.kemenkeu.go.id/sbnritel
#ORI029
#SBNRitel
Berkomentarlah dengan bijak, bagi yang memberikan link aktif akan langsung hapus. Terima Kasih