
Erfa News - Materi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka pada halaman 27 hingga 31 mengajak peserta didik untuk memahami makna berpikir kritis dalam perspektif Islam. Pembelajaran ini tidak hanya menekankan penguasaan konsep keagamaan, tetapi juga mendorong siswa mengaitkan iman dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Melalui Bab 1 bertajuk Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek, siswa dilatih menelaah ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis Nabi Saw. secara reflektif. Soal-soal yang disajikan mencakup pemahaman kandungan ayat, hukum bacaan, nilai ulil albab, hingga batasan berpikir kritis yang dibenarkan dalam ajaran Islam.
Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D atau E pada pernyataan di bawah ini sebagai jawaban yang paling tepat!
1. Saat itu Rasulullah Saw. bersama istrinya, Aisyah Ra. lalu beliau minta izin untuk beribadah. Lama sekali sampai menjelang subuh, bahkan menangis tersedu-sedu, karena begitu dalamnya perenungan ayat yang dibaca. Adapun ayat yang dibaca adalah …
A. Q.S. al-Baqarah/2: 190-191
B. Q.S. Ali ‘Imran/3: 190-191
C. Q.S. an-Nisa’/4: 150-151
D. Q.S. al-Maidah/5: 109-110
E. Q.S. al-An’am/6: 145-146
Jawaban:
B. Q.S. Ali ‘Imran/3: 190-191
2. Perhatikan Q.S. Ali ‘Imran/3: 190 ini!
إن في خلق السموات والأرض والختلاف الليل والنهار لأيت
لأولي الألباب » ( آل عمران/۳: ۱۹۰)
Berdasarkan ayat tersebut, kata yang menunjukkan hukum bacaan Mad Thabi’i adalah …
A. خلق
B. السّموت
C. والأرض
D. لأولى
E. انً
Jawaban:
E. انً
3. Perhatikan potongan Q.S. Ali ‘Imrān/3: 191 berikut ini!
ربنا ما خلقت هذا باطلاً
Berdasarkan potongan ayat tersebut, yang termasuk isi dan kandungannya adalah …
A. penciptaan yang beraneka ragam dan berwarna
B. menyelimuti kelompok dari kebimbangan dan keraguan
C. keimanan itu membuahkan ketenangan, serta kebahagiaan
D. berpikir kritis yang menghasilkan kesimpulan tidak ada yang sia-sia
E. kemerdekaan berpikir kritis, agar menghasilkan wawasan yang utuh
Jawaban:
D. berpikir kritis yang menghasilkan kesimpulan tidak ada yang sia-sia
4. Orang-orang yang memiliki akal pikiran yang sehat serta akal budi yang bersih dikenal dengan istilah ulil albab. Di antara tanda-tandanya adalah…
A. keterlibatannya dalam berbagai peristiwa
B. peduli aspek pendidikan dalam meningkatkan martabat
C. pemikirannya mendalam tetapi membawa kesimpulan yang sia-sia
D. semua kondisi yang menimpanya, menghasilkan banyak sekali manfaat
E. daya kritisnya utuh, sehingga tidak didapati keinginan yang meresap
Jawaban:
D. semua kondisi yang menimpanya, menghasilkan banyak sekali manfaat
5. Islam sangat menggalakkan untuk berpikir kritis, meneliti dan mengkaji segala hal yang terkait dengan makhluk ciptaan Allah Swt., tetapi dilarang memikirkan tentang ….
A. qadha dan segala takdir-Nya
B. nama-nama-Nya yang indah
C. al-Asmaul Husna yang 99
D. sifat-sifat-Nya yang utuh
E. Dzat-Nya atau Hakikat-Nya
Jawaban:
E. Dzat-Nya atau Hakikat-Nya
6. Berpikir itu ada batasnya. Jika tidak, banyak kekacauan yang terjadi, termasuk yang terjadi di seputar kehidupan umat manusia. Di antara dampak negatifnya adalah …
A. indahnya dunia yang terus diperbaiki
B. semakin banyak hasil perenungan yang didapatkan
C. kehidupan dunia tetap berjalan sesuai kehendak manusia
D. banyak manusia yang tidak mengakui keberadaan Tuhannya
E. akal pikirannya menjadi tumpul dan minim martabat yang didapat
Jawaban:
D. banyak manusia yang tidak mengakui keberadaan Tuhannya
7. Setiap orang harus bercita-cita memiliki ilmu setinggi langit. Namun harus disadari bahwa ilmu yang salah menjadi penyebab kegagalan dan kehancuran. Sebab itu, ilmu harus dipandu oleh …
A. landasan yang rinci seluas problema manusia
B. kembali dan menyatunya jati diri bersama pihak lain
C. sistem kepercayaan yang dapat diterima oleh orang banyak
D. kematangan berpikir dan dalamnya penghayatan yang dilakukan
E. iman yang kuat dan cara beribadah yang benar
Jawaban:
E. iman yang kuat dan cara beribadah yang benar
8. Perhatikan potongan Q.S. ar-Rahman/55: 33 berikut ini!
يمعشر الجن والإنس إن استطعتم أن تنفذوا
Berdasarkan potongan ayat tersebut, yang termasuk isi dan kandungannya adalah …
A. perintah Allah Swt. kepada jin dan manusia untuk melintasi penjuru langit
B. kebebasan bagi jin dan manusia untuk kerjasama untuk hal yang baik
C. tidak semua jin dan manusia mampu mengendalikan nafsunya
D. kehinaan bagi siapa saja yang menuhankan semesta raya
E. luasnya penjuru langit dan bumi serta di antara keduanya
Jawaban:
A. perintah Allah Swt. kepada jin dan manusia untuk melintasi penjuru langit
9. Berdasarkan Hadis Nabi Saw., silih bergantinya tahun dan bulan bukan sekadar berubahnya waktu, namun itu cara Allah Swt. mengambil ilmu-Nya dengan cara …
A. timbul kemalasan di sebagian besar para penuntut iptek
B. jauhnya umat dari para pakar yang membidangi ilmu tersebut
C. mewafatkan para ulama dengan ilmu yang dimilikinya
D. minimnya kehadiran umat di seputar ulama
E. berkurangnya para tokoh yang menguasai
Jawaban:
C. mewafatkan para ulama dengan ilmu yang dimilikinya
10. Cinta dan semangat menuntut ilmu menjadi sebuah keharusan. Namun, ada faktor lain yang harus diperhatikan oleh penuntut ilmu, yaitu …
A. melakukan seleksi guru dan ilmu yang ingin dipelajari
B. kapasitas akal yang naik turun sesuai banyak tidaknya ilmu
C. jumlah dana yang dibutuhkan dengan dana orang tua
D. olah batin yang menurunkan semangat lahir/fisik
E. keamanan dan kesehatan yang melingkupinya
Jawaban:
A. melakukan seleksi guru dan ilmu yang ingin dipelajari
Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan benar!
1. Sebutkan tingkatan berpikir, sehingga seseorang itu sudah sampai taraf ilm (‘ilm), ظن (dhann/dugaan), dan شك (syakk/keraguan)?
Jawaban:
Tingkatan berpikir meliputi ‘ilm apabila pengetahuan didukung bukti kuat, dhann jika kebenarannya lebih dominan meski belum meyakinkan, dan syakk apabila kemungkinan benar dan salahnya seimbang.
2. Terjemahkan potongan Q.S. ar-Rahman/55: 33 berikut ini!
يمعشر الجن والإنس إن استطعتم أن تنفذوا
Jawaban:
“Wahai golongan jin dan manusia, jika kalian mampu menembus …”
3. Sebutkan 3 ciri dari ulil albab!
Jawaban:
Memiliki akal dan nurani yang lurus, mampu mengambil maslahat dari setiap keadaan, serta berpikir kritis secara objektif dan seimbang.
4. Berdasarkan hadis tentang larangan memikirkan Dzat Allah Swt., jelaskan tiga kandungan isinya!
Jawaban:
Manusia dianjurkan berpikir mendalam, objek kajiannya adalah ciptaan Allah Swt., dan dilarang memikirkan hakikat Dzat Allah Swt.
5. Tulis kembali Q.S. Ali ‘Imran/3: 191 dengan benar!
Jawaban:
الذين يذكرون الله قياما وتعودا وعلى جنوبها ويتفكرون في خلق السموت والارض ربنا ما خلقت هذا باطلا سبحتك
فقنا عذاب النّار ( آل عمران/۳: ۱۹۱)
Pembahasan soal dan kunci jawaban ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi dan pendalaman materi bagi siswa kelas 11 SMA. Meski demikian, siswa tetap dianjurkan mengembangkan pemahaman secara mandiri agar nilai berpikir kritis dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan benar-benar tertanam dalam proses pembelajaran sehari-hari. ***
Berkomentarlah dengan bijak, bagi yang memberikan link aktif akan langsung hapus. Terima Kasih