9 kesamaan Stranger Things dengan karya Stephen King, tak terduga!

Erlita Irmania
0

Pengaruh Karya Stephen King dalam Serial Stranger Things

Serial Stranger Things telah menjadi salah satu tontonan yang paling diminati oleh banyak penggemar. Diperkenalkan pada musim panas 2016, serial fantasi ini menceritakan kisah seorang ibu yang mencari putranya yang hilang dan sekelompok remaja yang berteman dengan seorang gadis yang memiliki kekuatan telekinetik. Tidak hanya menarik perhatian dari berbagai usia, serial ini juga sukses karena menggabungkan elemen-elemen yang terasa familiar.

Salah satu alasan utama kesuksesan Stranger Things adalah karena adanya kesamaan dengan karya-karya Stephen King. Seorang penulis legendaris di genre horor, Stephen King memiliki jejak karya yang tidak bisa diabaikan dalam dunia hiburan. Banyak film dan serial lain terinspirasi oleh karyanya, termasuk Stranger Things. Berikut adalah beberapa kesamaan yang dapat ditemukan antara serial ini dan karya-karya Stephen King:

1. Penggunaan Font Klasik yang Sama


Serial Stranger Things menggunakan font ITC Benguiat, yang memiliki estetika neon. Font ini sangat populer, terutama dalam novel-novel Stephen King era 80-an seperti Needful Things, Night Shift, dan Pet Sematary. Selain itu, font ini juga digunakan dalam buku Choose Your Own Adventure karya Edward Packard serta judul video game Nier: Automata dan beberapa film Star Trek, seperti Star Trek Generations. ITC Benguiat memiliki sejarah yang kuat dengan budaya geek, yang semakin diperkuat oleh kehadiran Stranger Things. Kemungkinan besar, Duffer Brothers terinspirasi oleh karya Stephen King karena memakai font legendaris ini.

2. Latar Kota Kecil Seperti dalam Karya Stephen King


Kota-kota kecil sering menjadi latar cerita horor, dan hal ini juga terlihat dalam karya-karya Stephen King. Misalnya, dalam It dan Salem's Lot, ia menggunakan kota-kota kecil di Maine sebagai latar. Duffer Brothers juga menempatkan Stranger Things di kota kecil fiksi Hawkins, Indiana. Kota-kota kecil memberikan suasana yang lebih gelap dan misterius, di mana mayat bisa disembunyikan di hutan terdekat.

3. Karakter Pahlawan yang Awalnya Dikucilkan


Stephen King sering menggambarkan pahlawan yang awalnya dikucilkan oleh masyarakat. Dalam It, karakter Losers Club adalah kelompok anak-anak yang disebut sebagai pecundang. Begitu pula dengan serial Stranger Things, yang dimulai dengan empat sahabat—Mike, Dustin, Lucas, dan Will—yang merupakan kutu buku dan suka bermain Dungeons & Dragons. Mereka kemudian bertemu dengan Eleven, seorang anak yang berbeda dan berhasil lolos dari eksperimen pemerintah.

4. Gadis dengan Kekuatan Luar Biasa


Eleven, tokoh utama dalam Stranger Things, memiliki kemampuan psikis seperti telekinesis dan telepati. Hal ini mirip dengan karakter Charlie McGee dalam Firestarter dan Carrie dalam Carrie, yang memiliki kekuatan telekinetik. Keduanya juga menjadi buronan pemerintah yang ingin memanfaatkan kekuatan mereka.

5. Pelaku Perundungan yang Berubah Menjadi Psikopat


Dalam Stranger Things, Troy dan James adalah pelaku perundungan yang akhirnya berubah menjadi psikopat. Hal ini mirip dengan Henry Bowers dalam It, yang menjadi korban Pennywise. Dalam novel The Body, para tokoh utama juga bertemu dengan pem-bully yang akhirnya memukuli mereka habis-habisan.

6. Dimensi Lain yang Diceritakan


Dimensi Upside Down dalam Stranger Things mirip dengan konsep dimensi lain dalam karya Stephen King. Dalam The Mist, kabut yang disebutkan adalah dimensi lain yang memasuki dunia kita. Hal ini juga terlihat dalam Lisey’s Story, yang menggambarkan perjalanan ke dunia lain untuk mendapatkan inspirasi.

7. Monster yang Hidup dari Rasa Takut


Pennywise dari It dan Vecna dari Stranger Things sama-sama hidup dari rasa takut. Mereka memanfaatkan trauma korbannya untuk menciptakan keretakan antara dimensi lain dan dunia nyata. Ini menunjukkan bahwa setiap orang harus menghadapi iblis dalam dirinya sendiri.

8. Polisi Baik dan Militer Jahat


Dalam Stranger Things, Jim Hopper digambarkan sebagai sheriff yang baik, sementara militer Amerika terlibat dalam eksperimen yang menyebabkan kekacauan. Hal ini mirip dengan karya-karya Stephen King, di mana polisi di kota-kota kecil sering digambarkan sebagai sosok mulia, sedangkan militer sering digambarkan sebagai jahat.

9. Referensi Langsung pada Karya Stephen King


Banyak referensi langsung pada karya Stephen King terdapat dalam Stranger Things. Contohnya, Becky bertanya kepada Hopper dan Joyce apakah mereka pernah membaca karya Stephen King. Selain itu, banyak buku Stephen King seperti Cujo dan The Talisman terlihat dalam serial ini. Stephen King sendiri memuji Stranger Things di media sosial, mengatakan bahwa serial ini sangat menyenangkan dan tidak boleh dilewatkan.

Post a Comment

0Comments

Berkomentarlah dengan bijak, bagi yang memberikan link aktif akan langsung hapus. Terima Kasih

Post a Comment (0)