Analisis 3 prediksi skor Dewa United vs Arema FC: Deretan pemain asing bakal debut di klub baru

Erlita Irmania
0
Analisis 3 prediksi skor Dewa United vs Arema FC: Deretan pemain asing bakal debut di klub baru

Erfa NewsBerikut analisis dan 3 prediksi skor, pertandingan penutup pekan ke-18 Super League 2025-2026, menghadirkan duel tim papan tengah, Dewa United menjamu Arema FC.

Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Internasional Banten, pada Senin (26/1/2026) kick off 19.00 WIB, siaran langsung Indosiar.

Duel ini jadi pembuka penting kedua tim di putaran kedua kompetisi.

Baik Dewa United maupun Arema FC sama-sama mengincar start positif demi memperbaiki posisi klasemen.

Singo Edan julukan Arema FC datang dengan ambisi besar. Ingin menjadikan paruh kedua musim sebagai momentum kebangkitan.

Setelah performa yang belum sepenuhnya stabil di putaran pertama.

Sementara itu, Dewa United, bertindak sebagai tuan rumah tentu tidak ingin kehilangan poin di hadapan pendukung sendiri.

Dengan tambahan 3 angka akan sangat berarti dalam persaingan papan tengah ketat.

Jika melihat klasemen sementara, Arema FC berada satu tingkat di atas Dewa United. 

Singo Edan menempati peringkat ke-10 dengan koleksi 21 poin dari 17 pertandingan.

Di sisi lain, Dewa United menguntit di posisi ke-11 dengan raihan 20 poin.

Selisih poin tipis ini, membuat duel keduanya memiliki nilai strategis yang besar.

Kemenangan di laga ini bukan hanya soal gengsi, tetapi juga peluang memangkas jarak menuju zona delapan besar.

Arema saat ini terpaut tujuh poin, dari Bali United yang berada di posisi kedelapan.

Sedangkan Dewa United menghadapi jarak sembilan poin dari posisi tersebut.

Dengan masih panjangnya kompetisi, peluang tetap terbuka bagi siapa pun, yang mampu konsisten.

Modal positif juga dimiliki kedua tim jelang pertandingan. Laga terakhir, Dewa United tampil impresif.

Meraih kemenangan telak 3-0 di markas Persijap Jepara.

Arema FC pun tidak kalah meyakinkan. Bermain di kandang sendiri, sukses menundukkan Persik Kediri skor tipis 2-1.

Menjadi suntikan moral penting bagi skuad asuhan Marcos Santos, sebelum menghadapi laga tandang yang berat.

Pelatih Arema, Marcos Santos, menegaskan bahwa timnya berada dalam kondisi yang cukup ideal untuk menyongsong laga ini.

"Persiapan kami bagus. Motivasi ada karena di sebelumnya meraih kemenangan."

Apalagi sekarang sudah datang Gustavo Franca dan Gabriel Silva," ujar Marcos Santos.

2 pemain asing anyar memang menjadi sorotan utama, Arema FC di putaran kedua Super League musim ini.

Gustavo Franca direkrut dari Persija Jakarta dengan status bebas transfer.

Sementara Gabriel Silva didatangkan dari klub Malaysia, Terengganu FC.

Arema FC tampak jelas mengubah fokus strategi mereka. Jika di putaran pertama lini serang kerap tumpul.

Kini Singo Edan berusaha meningkatkan daya gedor dari sektor sayap.

Gustavo Franca dan Gabriel Silva diproyeksikan mengisi posisi winger kanan dan kiri, guna menyuplai bola matang bagi striker utama, Dalberto Luan.

Meski demikian, Marcos Santos masih menaruh perhatian khusus pada proses adaptasi kedua pemain tersebut, mengingat waktu persiapan yang relatif singkat.

Selain memperkuat lini depan, Arema juga mendapat tambahan tenaga di sektor tengah dengan kembalinya Pablo Oliveira.

Gelandang asal Brasil itu sempat absen panjang pada putaran pertama akibat cedera lutut dan menjalani pemulihan di Brasil.

Kehadiran Pablo Oliveira tentu menjadi kabar baik bagi Aremania, mengingat kontribusinya yang signifikan pada musim sebelumnya.

Namun, Arema juga menghadapi persoalan serius di lini belakang. Dipastikan kehilangan Luiz Gustavo, bek asal Brasil selalu tampil di putaran pertama.

Luiz Gustavo harus mengakhiri musim lebih cepat setelah mengalami cedera lutut dan kembali ke Brasil untuk menjalani pemulihan.

Absennya Luiz menjadi tantangan besar karena Arema belum pernah bermain tanpa kehadirannya sepanjang paruh pertama kompetisi.

Marcos Santos pun dituntut untuk meramu skema baru demi menjaga keseimbangan lini pertahanan.

Arema masih memiliki sejumlah opsi di posisi bek tengah seperti Julian Guevara, Odivan Koerich, dan Anwar Rifai.

Selain itu, Matheus Blade serta Pablo Oliveira juga bisa digeser ke posisi stoper jika situasi mengharuskan.

Kunci dari semua opsi tersebut adalah chemistry antar pemain, terutama menghadapi lini serang Dewa United yang dikenal agresif.

Arema pun tak ingin terlena dengan posisi klasemen yang sedikit lebih baik. Mereka menyadari betul kualitas individu yang dimiliki Dewa United.

Tim berjuluk Tangsel Warriors itu masih diperkuat nama-nama berbahaya.

Seperti Taisei Marukawa, Alexis Messidoro, Nick Kuipers, hingga Egy Maulana Vikri.

Untuk catatan pertemuan, Dewa United justru unggul atas Arema FC di kasta tertinggi. 7 pertemuan, Dewa meraih 3 kemenangan.

Sementara 2 laga lainnya berakhir imbang, dan Arema hanya mampu mencatat 2 kemenangan.

Bahkan pada pertemuan putaran pertama musim ini, Dewa United sukses mempermalukan Arema di Stadion Kanjuruhan.

Saat itu, gol Alex Martins dan Taisei Marukawa hanya mampu dibalas satu kali oleh Dalberto Luan.

Catatan tersebut tentu menambah rasa percaya diri Dewa United, terlebih kali ini mereka bermain di kandang sendiri.

Namun bagi Arema FC, laga ini justru menjadi momen balas dendam atas kekalahan di hadapan publik Malang.

Dewa United juga datang dengan amunisi baru. Dua winger didatangkan untuk meningkatkan daya serang tim asuhan Jan Olde Riekerink.

Vico Duarte, pemain sayap kanan asal Brasil, dipinjam dari Malut United. Musim ini ia mencatat 11 laga dengan satu asis dari 370 menit bermain.

Pemain berusia 29 tahun itu mengaku siap menghadapi tantangan paruh kedua musim.

"Putaran kedua sangat menentukan, ketika detail-detail kecil akan menjadi pembeda," ujar Vico Duarte.

"Saya berada dalam kondisi fokus, siap secara fisik, dan matang secara mental memikul tanggung jawab."

"Serta membantu tim mengubah ambisi menjadi hasil nyata di lapangan,” tambahnya.

Selain Vico, Dewa United juga merekrut Noah Sadaui, winger asal Maroko yang sebelumnya bermain di Liga 1 India.

Di kubu Arema, selain Gustavo Franca dan Gabriel Silva, kembalinya Pablo Oliveira menjadi tambahan penting bagi keseimbangan tim.

Ketiga pemain asal Brasil tersebut diharapkan mampu membawa warna baru dan meningkatkan daya saing Singo Edan di putaran kedua.

Head-to-Head

- 13 Sep 2025: Arema FC 1-2 Dewa United

- 11 Jan 2025: Dewa United 2-0 Arema FC

- 12 Agu 2024: Arema FC 0-0 Dewa United

- 2 Nov 2023: Arema FC 2-1 Dewa United

- 2 Jul 2023: Dewa United 1-0 Arema FC

3 Analisa Prediksi Skor:

Tren kandang Dewa United, Rata-rata mencetak 1,47 gol per laga, kebobolan 1,07.

Arema FC kurang konsisten, 2 kemenangan, 2 imbang, dan 1 kekalahan dari 5 laga tandang terakhir.

Untuk produktivitas rata-rata mencetak 1,20 gol per laga, kebobolan 1,40.

Over/Under: Dewa United 40 persen laga berakhir Over 2.5 gol, Arema FC 67 persen.

BTTS (Both Teams To Score) Dewa United 20 persen, Arema FC 60 persen.

- Dewa United 2-1 Arema FC (forebet.com)

- Dewa United 2-1 Arema FC (soccervital.com )

- Dewa United 2-1 Arema FC (wincomparator.com). (*)

Post a Comment

0Comments

Berkomentarlah dengan bijak, bagi yang memberikan link aktif akan langsung hapus. Terima Kasih

Post a Comment (0)