Pengumuman Perceraian Andhara Early dan Bugi Ramadhana
Artis sekaligus presenter ternama, Andhara Early, secara resmi mengumumkan bahwa pernikahannya dengan suaminya, Bugi Ramadhana, telah berakhir. Pasangan ini memutuskan untuk berpisah setelah menjalani kehidupan rumah tangga selama sekitar 14 tahun. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram pribadi Andhara pada Jumat (2/1/2026), yang menunjukkan rasa saling menghormati antara keduanya dalam mengakhiri status sebagai pasangan suami istri.
Dalam unggahan tersebut, Andhara membagikan potret kebersamaan dengan Bugi dari masa pernikahan hingga kehidupan bersama mereka selama membina rumah tangga. Keterangan foto menyiratkan perpisahan yang mendalam, dengan Andhara menulis, "KAMI SELESAI." Ia juga menjelaskan bahwa keputusan untuk berpisah diambil setelah melalui pertimbangan panjang. Meski berat, keduanya sepakat untuk mengakhiri status sebagai suami istri demi kebaikan bersama.
Andhara menekankan bahwa perpisahan ini tidak ia pandang sebagai kegagalan, melainkan sebagai babak kehidupan yang telah selesai. Ia menyatakan bahwa kini tiba waktunya untuk bab baru dalam hidup mereka. Meskipun tidak lagi berstatus sebagai pasangan suami istri, Andhara menegaskan komitmen terhadap anak-anak tetap utuh. Prioritas utama mereka saat ini adalah menjaga hubungan baik sebagai orang tua.
Andhara juga menyampaikan pesan menyentuh untuk anak-anaknya, menyatakan cinta yang tak pernah berubah. "Untuk anak-anak, cinta kami tak pernah berubah, dan akan terus menyatu dalam setiap langkah kalian," ujarnya. Ia menutup unggahannya dengan ucapan terima kasih atas masa lalu dan harapan untuk masa depan yang lebih damai bagi kedua belah pihak.
Unggahan ini juga disertai dengan video yang disebut sebagai penghormatan bagi perjalanan cinta mereka, lengkap dengan kredit kreatif yang mencantumkan nama mereka berdua sebagai penulis dan pengarah sinematografi. Video ini menandakan perpisahan yang merupakan keputusan bersama yang matang.
Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan belum diketahui secara pasti mengenai proses hukum perceraian mereka di Pengadilan Agama.
Biodata Andhara Early

Andhara Early lahir dengan nama lengkap Andhara Early Astrawinata. Ia lahir di Balikpapan tepatnya pada 11 September 1979 silam. Ia lahir dari pasangan Adilwan Astrawinata dan Narwia Narang. Wanita bertinggi sekitar 160 cm ini memiliki tiga orang adik, yaitu Ariaputra Emir Astrawinata, Adindari Edvinari Astrawinata, dan Alifputra Etienne Astrawinata. Berdarah campuran keturunan Bugis, Palembang, Manado, Dayak ini besar dan tumbuh sejak usia 6 tahun di Jakarta, Indonesia.
Nama Andhara dikenal sebagai seorang model dan presenter terkenal pada masanya. Karier Andhara dimulai sebagai model. Ia tampil sebagai juara kedua dan pemenang favorit GADIS Sampul edisi tahun 1995. Sebelum tampil sebagai model sampul majalah Playboy Indonesia edisi perdana pada 7 April 2006. Ia juga pernah tampil sebagai model di video klip dari grup musik Singiku dengan judul Kebebasan. Di video klip dari grup musik Jikustik dengan judul Seribu Tahun Lamanya bersama Bunga Citra Lestari dan Revalina S. Temat.
Adapun ia juga membintangi iklan Mie Sedaap, Goldmart, dan H & R. Ia juga ikut berperan dalam film Rumah Ketujuh dan Babi Buta yang Ingin Terbang. Ia juga sempat menjadi presenter dalam acara Inbox.
Perjalanan Karier dan Film yang Dibintangi
- Film yang pernah dibintangi:
- 2002 Rumah Ketujuh Alina
- 2007 Badai Pasti Berlalu Wanti
- Kamulah Satu-satunya Presenter
- 2008 Pasangan Baru Film pendek
- Babi Buta yang Ingin Terbang Salma
-
2012 Mama Cake Suster
-
Serial televisi:
- 2001 Lupus Milenia Karya Debut
- 2012 Cinta Bersemi di Putih Abu-Abu The Series Pretty
- 2013 Haji Medit
-
2013-2014 Diam Diam Suka
-
Penghargaan dan nominasi:
- 2008 SCTV Awards 2008 Pembawa Acara Paling Ngetop (Inbox) keluar sebagai pemenang.
- 2009 SCTV Awards 2009 masuk Nominasi
Perjuangan Melunasi KPR

Andhara Early pernah banting setir menjadi seorang sopir. Hal itu dilakukannya untuk melunasi cicilan Kredit Pemilikan Rumah atau KPR. Perekonomian Andhara dan keluarga sempat terguncang setelah memutuskan melunasi KPR lebih cepat. Keputusan itu diambil meski cicilan masih tersisa 12 tahun dari total masa kredit 20 tahun. Awalnya, Andhara dan suaminya tidak berencana melunasi KPR dalam waktu dekat. Namun, pandemi Covid-19 membuat keduanya tidak bekerja mendorong mereka mempertimbangkan untuk meminta keringanan cicilan ke pihak bank.
Setelah memutuskan melunasi KPR, Andhara harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ia kini menjalani pekerjaan sebagai sopir antar jemput anak sekolah dan berjualan makanan di kantin sekolah putrinya. "Alhamdulillah, kalau kita niat, ada saja kerjaan," kata Andhara.
Jual Basreng
Selain menjadi sopir, Andhara juga mencoba peruntungannya berjualan cemilan. Sejak empat bulan belakangan, Andhara berjualan camilan khas Sunda yang terbuat dari bakso ikan yang diiris tipis lalu digoreng hingga renyah, basreng. "Udah beberapa bulan lalu deh, mungkin tiga atau empat bulan lalu," ujar Andhara. Di momen itu, ia juga mengungkap alasan mengapa mau memulai berbisnis basreng. "Simple dan peminatnya juga banyak."
Berawal dari rutinitasnya membawakan bekal untuk sang buah hati, Andhara mulai mempromosikan dagangannya lewat sosial media. "Sebenernya kalau untuk jualan iseng-iseng berhadiah, karena pertama anak itu seneng minta dibikinin bekal untuk dia bawa ke sekolah setiap hari." Hasilnya cukup menarik, dengan banyak orang tua yang memesan. Dengan begitu, Andhara pun mengembangkan bisnisnya dengan menitipkan makanan-makanan tersebut ke kantin sekolah.
Berkomentarlah dengan bijak, bagi yang memberikan link aktif akan langsung hapus. Terima Kasih