5 Kuliner Sragen Wajib Coba ala Selebgram Fauzan-Mak Put: Soto Harga Seribu

Erlita Irmania
0

Sragen: Bumi Sukowati yang Menyajikan Kulinernya yang Unik dan Beragam

Kabupaten Sragen, atau sering disebut sebagai 'Bumi Sukowati', merupakan salah satu wilayah di Jawa Tengah yang memiliki daya tarik unik, baik dari sisi sejarah maupun kulinernya. Letaknya yang strategis, berada di jalur utama antara Kota Solo dan Surabaya, membuat kabupaten ini menjadi titik singgah populer bagi para pelancong. Selain itu, Sragen juga dikenal secara internasional karena adanya Situs Purbakala Sangiran, yang telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia.

Sragen tidak hanya menawarkan keindahan alam dan sejarah, tetapi juga menyimpan kekayaan rasa melalui deretan kuliner khasnya. Di sini, wisatawan dapat menikmati hidangan autentik dengan harga yang ramah di kantong. Salah satu pasangan selebgram asal Sragen, Fauzan dan Putri Ayu, memberikan rekomendasi kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke Bumi Sukowati.

1. Gablok: Jajanan Tradisional yang Gurih dan Khas

Gablok adalah jajanan tradisional yang terbuat dari ampas tahu yang dikukus dengan campuran bumbu seperti bawang putih dan garam. Teksturnya padat dan sedikit kenyal, serta biasanya disajikan dengan pecel atau lontong sayur. Jajanan ini sangat khas dan memiliki cita rasa yang gurih, menjadikannya salah satu kuliner tradisional yang tetap bertahan di tengah banyaknya makanan kekinian di Bumi Sukowati.

Fauzan dan Putri Ayu merekomendasikan gablok sebagai menu yang wajib dicoba saat berkunjung ke Sragen. Dalam konten TikTok mereka, Putri Ayu sempat mencicipi jajan tradisional ini lengkap dengan sayuran dan bumbu kacang. Meskipun porsinya mengenyangkan, harga jajanan ini hanya Rp2 ribu saja.

2. Sambel Tumpang: Menu Sarapan yang Populer

Selanjutnya, Fauzan merekomendasikan sambel tumpang sebagai makanan yang wajib dicoba saat berkunjung ke Sragen. Sambel tumpang merupakan sayur yang dibuat dengan bahan utama tahu fermentasi. Kudapan ini biasanya disajikan bersama nasi putih hangat dan rebusan sayur.

"Sambel tumpang itu dia nasi terus nanti pakai sambalnya yang ditumpangin di atas nasinya, sambalnya terbuat dari tahu busuk, tahu fermentasi," ujarnya. Menu ini terbilang mudah ditemui di Sragen, di setiap pasar tradisional biasanya makanan tradisional ini dijajakan. Harganya pun murah, yaitu Rp5 ribu untuk seporsi nasi, sayuran rebus dan sambel tumpang.

3. Soto: Andalan Sarapan Warga Sragen

Selain sambel tumpang, Fauzan mengatakan bahwa soto menjadi menu sarapan andalan warga Sragen. Di Bumi Sukowati ini masih ditemui penjual soto dengan harga Rp1 ribu. "Jadi andalan kalau sarapan itu pasti soto, mau cari dimana aja pasti ketemu lah namanya soto, disini tuh pasti harganya murah-murah tapi enak-enak gitu," ujarnya.

4. Kampung Pentol: Camilan Berbahan Dasar Tepung dan Daging Ayam

Fauzan juga merekomendasikan camilan berat berbahan dasar tepung dan daging ayam, pentol. Sang kreator mengatakan terdapat satu kampung bernama Kampung Salam di Kedawung Sragen yang mayoritas warganya berjualan pentol. Ia pun menceritakan pengalamannya saat mengunjungi festival pentol di Kampung Salam.

5. Donat Labu: Camilan Modern yang Viral di Sragen

Selain jajanan dan makanan tradisional seperti Gablok yang legendaris, Fauzan juga merekomendasikan kue donat kekinian sebagai pilihan kudapan manis saat berkunjung ke Bumi Sukowati. Salah satu menu yang menjadi sorotan utama dalam rekomendasi tersebut adalah Donat Labu, kuliner inovatif yang kini tengah viral di Sragen.

Donat labu berbeda dari donat pada umumnya, karena menggunakan campuran labu kuning sebagai bahan dasar yang memberikan warna kuning alami serta tekstur yang jauh lebih lembut dan empuk. Kombinasi antara bahan unik, tampilan yang Instagramable, dan harga yang tetap terjangkau menjadikannya camilan favorit baru bagi para pelancong yang berkunjung ke kota dengan slogan Sragen ASRI ini.




Post a Comment

0Comments

Berkomentarlah dengan bijak, bagi yang memberikan link aktif akan langsung hapus. Terima Kasih

Post a Comment (0)